pengalaman lapangan
BKM Gunung Sugih Bersama
Memastikan
Semua Rumah Warga Memiliki Jamban
Jamban
erat kaitannya dengan kesehatan, apa jadinya seandainya di rumah tidak ada
jamban, namun hal ini masih banyak ditemui di Gunung Sugih, warga miskin
khususnya mereka belum memiliki jamban keluarga di rumahnya, padahal ini
merupakan bagian kebutuhan pokok yang wajib dimiliki oleh semua keluarga,
kemiskinan dan kekurangsadaran dari masyarakat menjadi penyebab mereka belum
memiliki jamban, berdasarkan hal tersebut, BKM Gunung Sugih yang di koordinator oleh
H.Hamid, SE selalu menjadikan persoalan ini sebagai salah satu prioritas
pembangunan yang dilaksanakan BKM yang dituangkan dalam PJM Pronangkis, hal ini
didukung oleh semua unsur pemerintahan setempat, dan mengapresiasi terhadap
rencana BKM, alhasil BKM setiap ada BLM, BKM Gunung sugih Bersama selalu
mengalokasikan dan khusus untuk membangun jamban Keluarga, termasuk BLM APBN
Tahap 1 2013, BKM Mengalokasikan dana sebesar Rp. 23.000.000, untuk 11 unit
jamban dan ini sudah terealisasi menjadi 13 unit, semangat warga dalam
bergotong royong terlihat sesuai dengan semangat mereka ingin memiliki jamban
keluarga, laki-laki dan perempuan bahkan banyak ibu-ibu membantu dalam proses
pembuatan jamban dan ini merupakan bentuk swadaya dari masyarakat.
Bahkan dalam Rencana anggaran dana BLM tahun 2014 BKM
Gunung sugih mengalokasikan dana sebesar Rp. 42.000.000,- khusus untuk
membangun jamban keluarga, mudah-mudahan dengan dana tersebut kita dapat
membangun kurang lebih 15 Unit jamban
dirumah keluarga yang kurang mampu, ini merupakan salah satu upaya BKM dalam
rangka menuntaskan warga yang tidak memiliki jamban, selama masih ada warga
miskin yang tidak memiliki jamban kami akan terus mengalokasikan dana untuk
membangun jamban, mengingat hal ini menjadi perhatian khusus BKM, dalam melaksanakan
penataanlingkungan kita mulai dari dalam keluarganya yaitu menanmkan pentingnya
kesehatan dengan salahsatunya dengan menyediakan jamban dirumah masaing-masing
agar tidak buang air besar sembarangan akan menyebabkan banyaknya sumber
penyakit, selain itu dana yang kita keluarkan untuk membangun jamban langsung
dirasakan manfaatnya oleh penerima yaitu warga yang kurang mampu.
Komentar
Posting Komentar